Selasa, 08 Juli 2014

-Rei Hikari alias Ogy-

Baiklaah, kali ini gw gak bisa lagi membendung kerinduan tingkat dewa gw ke elu gy... jadi yah pokoknya gw pengen nulis tentang elu... Sedikit ajah, bolehkan...


ini dia Sahabata Hebatku !!!

Nama lengkapnya -Febri Yogi Ismanti-
Kita baru kenal saat aku duduk di XI IPA 3, yah baru kenal. Dia beda cara mulai berteman sama gw, gak kayak temen-temen yang lainnya... yah pokoknya bedalaah... ceritanyakan gw anak baru alias pindahan dari lampung jadi wajarlah kalo gw tenar dihari pertama masuk sekolah plus hari pertama di kelas XI. Jadi saat hari pertama gw masuk banyak yang deketin gw, gajak kenalan, dll. Tapi beda banget sama ntuh bocah satu, diamah biasa aja sama gw... biasa banget malah... kalau temen-temen yang lain ngajak duduk sebangku, minjemin catatan, dll... tapi dia malah sok cuek banget sama gw.. heem... dan pada akhinya gw sendiri nantinya yang ngedeketin dia.

Entahlah kenapa kita jadi lebih akrab setiap harinya, padahal mah kita gak duduk satu bangku, gak pula satu organisasi.. mungkin karena disaat istirahat pertama kita sering sholat dhuha bareng, kekantin bareng, baca majalah bareng,,, dan pada akhirnya kamipun ngerjakan PR bareng, ngaji bareng, tidur bareng, makan bareng, galau juga bareng.. hahaha....

Selain itu kita sering diskusi bareng, tuker pikiran lebih tepatnya debat dengan sedikit emosi .. hahaa.. karena terlalu menjiwai... nah pokoknya semakin hari kami semakin akrab, terlebih rumahku yang dekat dengan sekolah, jadinya dia sering banget mampir ke rumah... pokoknya kayak udah rumah sendiri dah, makan, minum.. kalo gak ada lauk yah tinggal goreng sosis atau ham dikulkas, atau bikin indomie.. hehee... pokoknya kalau ada dia udah deh, kasur sama komputer terjajah sama dia pastinya.. yaudehlah.. mending gw nonton tv aje...

Kenapa dia begitu spesial... eehm... kenapa yah, sebenernya jikalau dipikir-pikir mungkin waktuku di OSIS lebih sering ketimbang maen bareng sama dia.. seinget gw, kita cuma jalan sekali doank.. itupun ke kwitang untuk berburu buku Bank SNMPTN. heem... mungkin karena setiap malem dia selalu nelpon gw dan nanyain PR matematika kali yah.. hehee... gini-gini gw lebih jago matematika ketimbag dia, sayangnya dia lebih jago kimia dari pada gw... wkwkwk...

jadi kalau ada PR yah kita sering tuker-tukeran gitu... hem,, belum terjawab... kenapa dia spesial yah, hmm.. dia itu galak dan ketus loh, terus sering maksa,,, hahaa,,, maksa dengan pendapatnya, tapi dia adalah orang pertama yang pernah ngasih gw kado saat ultah... hihiiii.... asiiik asiikk... kelas 2 SMA akhirnya gw dapet kado ultah juga, yah meskipun itu dari cewek... (*cowok mana ada yang mau ngasih gw kado...-_-

Simpelkan pertemanan kita, namun begitu membekas...
yah, membekas banget malah...
Karena dia adalah teman yang berani dengan tegas menegurku saat aku salah, lalai, khilaf...
menguatkan ku saat aku terjatuh, rapuh...
Tapi sayang, aku belum bisa menjadi teman yang baik untuknya bahkan permintaan terakhir sebelum Dia pergipun aku tak jua sanggup menepatinya. Maafkan aku ya gy...

Teman baik itu bukan yang terus membela dan mendukungmu saat kau salah dan lalai
Tapi dengan tegas teman baikmu itu akan mengingatkanmu dan tidak membiarkanmu masuk dalam lubang kesalahan
Teman yang baik itu tida akan pergi dan menjauh saat kau terpuruk dalam kekhilafan
Teman baik itu akan mendekatimu dan menguatkanmu serta memaafkanmu saat kau melakukan kekhilafan dan dalam keadaan keterpurukan

Terimakasih teman baikku, akhir kata..
Aku selalu ingin menjadi teman yang baik untuk orang lain
Meski dia kelak tidak akan pernah menganggap bahwa aku adalah teman baik baginya

Senin, 07 Juli 2014

pokoknya AKU kangen KAMU !!!

Hey Rei, apa kabar loe disana?  dasar biadab, gak pernah kasih kabar...!!! gak tahu apa kalo gue kangen berat sama loe... bahkan beratnya sampai berton-ton. Oke rei oke.. aku emang salah, karena aku gak bisa nepatin janji dan permintaan terakhir mu... tapi tolonglah... jangan lupa untuk singgah sejenak didalam mimpiku meski hanya memelukku sejenak dan mengatakan hay - atau apa kabar... Rei.. aku kangen.. sudah berapalama kita tak bertemu, dan entah kapan kita bisa bertemu lagi...

Rei, banyak yang mau aku ceritakan... ayolaaah... aku ingin ketemu...
Rei, kamu tahu setelah semua yang kujalani hari-hari... tak ada lagi Rei yang sama sepertimu, sungguh... (*agh.. sudahlah... aku gak mau cengeng lagi...  kitakan sudah terputus... mana mungkin kita bertemu...

Tapi tetap saja Rei aku ingin memberi tahumu, akhir-akhir ini aku banyak membaca tentang itu.. yah si biadab yang telah merenggutmu... sebentar lagi Rei, nampaknya akan membuahkan hasil... kamu tidak akan pernah menyangka jika tumbuhan yang sering dianggap sebagai pengganggu bahkan memiliki manfaat yang jauh lebih dari apa yang tidak pernah dibayangkan...

Aku bukannya ingin menebus dan memohon maaf padamu dengan melakukan banyak hal tentang ini, akupun tidak bersimpati denganmu dan teman-temanmu lainnya. Aku hanya saja benci padanya yang telah membuatmu dan aku berpisah seperti ini Rei... Sebentar lagi Rei, pasti ada yang dapat menghancurkan dia yang telah membuat kita berpisah... Sebentar lagi, pasti ada...

Minggu, 06 Juli 2014

6 Juli 2014

Assalamu'alaikum wr wb novi dan sahabat semua...

Ternyata setiap hari yang kita jalani ada hikmah yang dapat dipetik, lalu apa hikmah yang bisa diambil dalam liku perjalanan novi kali ini... tentu sangat banyak, adakalanya novi rapuh dan terjatuh, adakalanya novi angkuh dan sombong saat melambung ke atas awan... dan disaat seperti inilah semua akan disadari, bahwa jalan hidup yang dibolak-balikkan oleh ALLAH tergantung pada hati dan iman kita dalam menyikapi...

Jikalau dulu-dulu saat bergelimang amarah dan emosi dalam menyikapai masalah, maka jika difikir dan direfresh sejenak... adakah manfaat dan solusi yang diperoleh...??? keep calm and keep smile saat masalah menyapamu, karena jikalau hidup kita tak ada masalah yang menghampiri, tentunya hidup kita seperti lautan tanpa gelombang... tidak seru dan tidak asyik... coba sejenak kita renungkan kembali, seperti apa selamaa ini kita dalam menyikapi dan menghadapi masalah....

Novi pun dulu juga sama, saat ada masalah... tersungkur dan terjatuh, amarah dan emosi akan meluap, bahkan novi pernah marah kepada ALLAH karena memberikan ujian yang begitu dahsyat seolah novi tak dapat melaluinya... namun, setelah novi refresh dan novi jalani dengan sabar dan terus berikhtiar, berhenti marah, emosi dan menyalahkan... menjalani dan mencari solusi terhadap masalah,,, akhirnya masalah itupun dapat dilalui... memang terasa berat, bahkan hati dan nafas terasa terisak menjalani hari-hari... tapi disitulah ujian hidup kita yang harus kita lalui...

Dulu aku sering sekali menghindar dan pergi dari masalah, yaah... aku takut dalam mnghadapi masalah,,, api sekarang aku tak takut lagi dengan masalah-masalah hidup yang akan datang...  belajar menyelesaikan masalah akan membuat kita semakin mengerti bahwa masalah memang harus ada dan kita jalani...

Lalu apa buih dan hikmah dari masalah ini... tentu saja ada, pasti ada..
bila saja aku dulu orang yang begitu sombong dan angkuh, mungkin sekarang sudah sedikit terkurangi...
Bila saja aku dulu emosional dan gegabah, mungkin saja sekarang aku lebih tenang dan lebih bersabar...
Bila saja aku pernah berbut kesalahan, mungkin kelak aku dapat mengambil keputusan dengan tanpa kesalahan...

Refresh sejenak...
Semua yang terjadi ada hikmah yang dapat dipetik...

Selasa, 24 Juni 2014

Kujalani...

Tuhan, kali ini bukan pasrah.. dan juga bukan menyerah...
Setiap perjalanan hidup pastilah ada hikmah yang dapat diambil
kali ini aku tahu bahwa akulah yang menjauh
Bahkan semakin jauh dan pergi meninggalkan-MU

Jika saja ini memang jalan yang harus ku pilih
Maka mungkin inilah yang harus aku lalui
Jika memang ini jalan yang Kau tunjukkan
Maka aku harus melalui jalan ini
Entah esok karang dan ombak akan lebih kejam menerpa
Aku harus tetap melalui

Kali ini aku bukan pasrah dan menyerah
Aku hanya menuruti jalan yang memang Engkau tunjukkan

Tuhan, biarkan aku selalu menjadi makhluk yang selalu Engkau sayangi
Tegur dan nasihatilah daku saat aku mulai hilang arah
Kuatkan dan arahkan langkahku saat aku mulai lupa pada-MU
Sungguh, tak akan pernah ada rasa penyesalan atas Kehenda-MUTangis, sedih, bahagia, kecewa dan semuanya
Memanglah garis dan jalan hidup yang harus dilalui
Sungguh aku tak akan pernah menyesal
Menjalani sisa hari-hariku, kini, esok dan nanti...

Selasa, 17 Juni 2014

kali ini aku diam

Ada beberapa hal yang tak dapat dijelaskan didalam hidup, mengapa dan kenapa hari ini dan seterusnya. setiap perjalanan hidup jelas berbeda antara satu dengan yang lain. hikmah yang dapat diambil... tidak ada satupun yang patut dikeluh kesahkan... bersabarlah...

kali ini aku terdiam dalam sebuah lamunan panjang...
sungguh, semuanya ada hikmahnya, dan aku hanya berfikir...
untuk kedepan lebih baik dan tak ambil pusing...
kelak psti ada yang terbaik

Senin, 09 Juni 2014

Dusta

Setiap hari hampir aku dibuatnya hilang kesabaran, mungkin ini memang ujian kesabaran yang paling menampar dalam hidupku. Semoga hanya aku saja, dan cukup hanya aku saja yang merasakan.... Dusta yang terus-terusan aku terima, namun aku tetap mempercayainya... memberikannya kesempatan lagi dan lagi... bahkan hingga sabar dan maaf mulai tergoyahkan....

Empat bulan lebih,,, cukup sulit untuk menjadi diriku.
Februari-Maret-April-Mei-Juni--- entah sampai kapan

Jika kelak ada orang yang berdusta, jangan lagi kau percayainya....
Sungguh, mempercayai orang yang tak melakukan apa yang dia katakan hanya akan membuatmu semakin terluka... sekalipun itu orang yang dekat denganmu maka camkanlah jika dia berdusta dan berdusta lagi... maka jangan pernah percaya dengan kata-katanya...

Sabtu, 07 Juni 2014

Juni - 14

Juni biru atau juni kelabu, tetap saja aku harus melewatinya. Tetap keras kepala dan menjadi diriku yang bahkan aku sendiri tak pernah mengerti. Mungkin senyuman di bulan juni akn semakin luntur. Langit birupun akan semakin hilang di selimuti mendung hitam. aku disini masih berharap meski tanpa adanya harapan dan kepastian.

Mungkin tuhan sudah membenciku atau semakin menyayangiku, sungguh aku tak tahu. Tapi aku akan terus melangkah, meski banyak ribuan pecahan kaca yang harus aku lalui. Tuhan, tetap peluk dan tuntun jalanku, biarpun aku kini sendiri tanpa topangan, tetaplah disampingku... kumohon...

Tuhan, maafkan aku... jika memang keputusan dan apa yang aku lakukan tak semestinya, dan tak seharusnya. Ya... Robb... teguranmu yang sangat keras, atau ujian ini... sungguh aku tak mampu melalui jika hanya sendiri... ajarkan aku Robbi, genggam tanganku untuk terus menapaki hari... Aku ingin tetap tegar dan tersenyum, dan berlapang hati