Belajar mencintai, meski banyak yang membenci
Belajar memberi, meksi tak menerima
Belajar tersenyum meski sedang menangis
Belajar berdiri, meski sedang terjatuh
Belajar... belajar... dan terus belajar dari sebuah liku perjalanan hidup.
mungkin banyak yang akan mengatakan jika kau sedang gila, karena mencintai orang yang sangat membencimu. Atau mungkin kau sedang di anggap sok tulus karena selalu memberi meski tak pernah menerima... atau juga kau akan dianggap sok tegar karena tetap tersenyum meski matamu sembab karena acap kali menangis, dan mungkin kau akan dianggap sok kuat karena mencoba tetap merangkak walaupun kini sedang terjatuh...
satu persatu mulai ku jalani, memberikan sabar dan maaf hingga tanpa batas...
untuk yang membenci, mencaci, membuat tangis, membuat jatuh dan rapuh...
ku ucapkan beribu terimakasih... telah menjadi warna dalam langkah dan hari-hariku...
ingatlah, jika saat ini mencintai mu itu tak terbalaskan oleh cinta.. bisa jadi kelak cinta itu akan hadir dan memberikan bahkan lebih indah dari cinta... tapi memang tak selamanya cinta harus dibalas dengan cinta, maka bersabarlah.. jika memang cinta yang tulus itu dibalas dengan benci...
ingatlah, jika memberi itu tak harus menerima... sepotong roti yang kau berikan jangan kau cari alasan mengapa kau harus memberikan, tanpa alasan !!! itu cukup.. itulah memberi... tak mengaharap untuk menerima...
tersenyum dibalik tangis memanglah sedikit lebih buruk, karena tetap saja matamu akan nampak sembab setelah air mata itu jatuh kedasar bumi, tapi tetaplah tersenyum... karena apapun yang terjadi mereka hanya tahu mengenai wajahmu hari ini, tersenyum atau murung... dan berbagilah senyum meski mereka tak tahu jika kau sedang berkabung
cepat berdiri dan jangan terlalu lama meratapi kejatuhan, memang jatuh itu bukan berarti hina atau keterpurukan yang harus disesali, tapi jatuh itu adalah pelajaran berharga dimana kau harus belajar untuk berdiri dan melompat lebih tinggi
Senin, 05 Maret 2012
Aku Tidak Percaya (C*nta)
lagi-lagi aku harus membahas kata yang paling kubenci, usiaku memang sudah lah cukup menurut mereka untuk merasakannya... tapi entahlah sampai saat ini aku tak pernah sekalipun untuk berfikir menganai sebuah rasa yang sering kali orang-orang biasa bicarakan...
aku memang sangat benci dengan kata cinta, karena selalu saja membubarkan dan merenggangkan persahabatan antara dua makhluk yang berbeda jenis. aku memang tak begitu akra dengan kata cinta, itulah mengapa akupun tak begitu menginginkannya... yang kutahu lebih banyak sahabat dan kawand itulah yang lebih baik...
entahlah hati ku apakah memang benar-benar sudah berubah menjadi batu, atau menjadi tanah liat. karena sekalipun tak pernah kurasakan jatuh cinta. biarkan sajalah,,, toh jikalau esok aku merasaknnya, akupun pasti akan membencinya...
beruntunglah orang yang kelak membuatku jatuh cinta, karena sekaligus aku membenci dan mencintainya.. hahaha... enta itu kapan akan terjadi...
tapi aku tidak akan percaya jika aku kelak dapat jatuh cinta, ataukah aku yang tidak mau jujur pada diri sendiri jika kelak aku jatuh cinta.. hhmm... entahlaah... yang pasti tak semudah itu membuat tanah liat dan batu dapat ditumbuhi tanaman...
aku hanya saja benci cinta, karena cinta bisa membuat orang-orang gila dan berimajinasi liar... aku sangat menghindari cinta... biarlah hidupku tak terusik dengan kata cinta...
biarkan saja mereka-mereka itu yang katanya men-cintai ku... biarkan sajaa.. tapi aku sedari dulu sudah berjanji jika tidak akan semudah itu mencinta...
biarkan saja... aku akan tetap membatu dan tetap keras hati...
jika memang ada kelak yang membuatku jatuh cinta, kelak pasti kau akan jauh mencintai ku,,, atau aku akan membuatmu jauh membenciku... karena aku sangat membenci cinta... dan aku.. akan pergi.. hanya pergi.. tanpa alasan...
aku memang sangat benci dengan kata cinta, karena selalu saja membubarkan dan merenggangkan persahabatan antara dua makhluk yang berbeda jenis. aku memang tak begitu akra dengan kata cinta, itulah mengapa akupun tak begitu menginginkannya... yang kutahu lebih banyak sahabat dan kawand itulah yang lebih baik...
entahlah hati ku apakah memang benar-benar sudah berubah menjadi batu, atau menjadi tanah liat. karena sekalipun tak pernah kurasakan jatuh cinta. biarkan sajalah,,, toh jikalau esok aku merasaknnya, akupun pasti akan membencinya...
beruntunglah orang yang kelak membuatku jatuh cinta, karena sekaligus aku membenci dan mencintainya.. hahaha... enta itu kapan akan terjadi...
tapi aku tidak akan percaya jika aku kelak dapat jatuh cinta, ataukah aku yang tidak mau jujur pada diri sendiri jika kelak aku jatuh cinta.. hhmm... entahlaah... yang pasti tak semudah itu membuat tanah liat dan batu dapat ditumbuhi tanaman...
aku hanya saja benci cinta, karena cinta bisa membuat orang-orang gila dan berimajinasi liar... aku sangat menghindari cinta... biarlah hidupku tak terusik dengan kata cinta...
biarkan saja mereka-mereka itu yang katanya men-cintai ku... biarkan sajaa.. tapi aku sedari dulu sudah berjanji jika tidak akan semudah itu mencinta...
biarkan saja... aku akan tetap membatu dan tetap keras hati...
jika memang ada kelak yang membuatku jatuh cinta, kelak pasti kau akan jauh mencintai ku,,, atau aku akan membuatmu jauh membenciku... karena aku sangat membenci cinta... dan aku.. akan pergi.. hanya pergi.. tanpa alasan...
kumohon...
Segeralah berbagi cerita hangat bersama teh manis dipagi hari
Aku hanya takut mentari akan segera pergi dan tak menyapa lagi
cepat datang, atau aku akan pergi dan mati
cepat.. kumohon.. sebelum semuanya akan terlukai..
aku tak punya banyak waktu disini...
jika tidak, maka jangan pernah temui aku lagi...
anggap saja ini hanya mimpi lalu...
Aku hanya takut mentari akan segera pergi dan tak menyapa lagi
cepat datang, atau aku akan pergi dan mati
cepat.. kumohon.. sebelum semuanya akan terlukai..
aku tak punya banyak waktu disini...
jika tidak, maka jangan pernah temui aku lagi...
anggap saja ini hanya mimpi lalu...
Surat Pertama
Gunung-gunung dan danau yang sejuk kini telah berubahKini dimataku nyiuran ombak dan pasir putih yang menemani
Aku rindu aroma dan warna-warni bunga haster, mawar, dan dahlia
Kini hanya pohon kelapa dan ikan-ikan yang menghiasi hariku
cepat datang, atau aku akan pergi..
cepat genggam tanganku, atau aku akan berlari
aku terlalu benci
untuk menunggu
dan aku terlalu jijik
untuk menyadari
Aku rindu aroma dan warna-warni bunga haster, mawar, dan dahlia
Kini hanya pohon kelapa dan ikan-ikan yang menghiasi hariku
cepat datang, atau aku akan pergi..
cepat genggam tanganku, atau aku akan berlari
aku terlalu benci
untuk menunggu
dan aku terlalu jijik
untuk menyadari
Kotak Pos
sudahlah... aku tidak akan terluka...
semuanya memang sudah takdir-NYA
hanya tetap terus tersenyum menjalani hari
tetap tersenum menjalani pagi
dan tetap bersemangat jika besok mata dapat terpejam
dan terbangun kembali, dan melihat kotak-kotak pos
penuh dengan surat cinta
semuanya memang sudah takdir-NYA
hanya tetap terus tersenyum menjalani hari
tetap tersenum menjalani pagi
dan tetap bersemangat jika besok mata dapat terpejam
dan terbangun kembali, dan melihat kotak-kotak pos
penuh dengan surat cinta
Langganan:
Komentar (Atom)