Terkadang jujur terhadap diri sendiri itu sangat sulit, bahkan lebih
sulit dan sangat menyakitkan. hari ini dimana menjadi wanita dewasa yang
sama sekali tak pernah aku inginkan sebelumnya. karena aku begitu lebih
menyukai masa kecil, menari riang dengan penuh canda dan tawa
Harus
kah aku jujur kepada diri sendiri, jika memang ada dalam diri seorang
yang sudah menginjak dewasa rasa suka dan ingin menatap wajahnya..
seperti keteduhan yang mengalir diawah pohon rindang... atau kebahagiaan
dan jantung berdebar saat dia benar-benar menatap wajahmu... aku
benar-benar tak ingin menjadi wanita dewasa...
Entah
sejak kapan aku mulai mengetahui dan harus mengakui jika aku sudah
tumbuh besar dan dewasa, mengijinkan hati untuk terus berdebar jika
melihatnya. aku tahu aku sangat mengingkari dan menyangkal ini.. karena
jujur terhadap diri sendiri sungguh lebih sulit dari pada memakan kacang
Siapa
dia... yang terus menghantui mimpi dan menjadi angan dalam setiap
imajinasi... ingin sekali kutikam dan kubunuh dalam setiap dettik. tapi
aku tak tahu, mengapa dia begitu terus menghantui dan terus saja
kembali...
Dustanya, buruk perangainya, marahnya,
bahkan menjadi tinta emas dalam memori... mungkin sebagian syaraf orang
dewasa memang sudah rusak oleh imanjinasi-imajinasi liar yang terus
menghantui... tapi aku tidak akan menyerah untuk terus menikam dan
mengubur dalam-dalam imajinasi liar ini...
jujur,
mungkin aku sudah gila dan terjatuh dalam sebuah kata yang sangat aku
benci sebelumnya... bahkan mungkin aku akan membenci kata itu
selamanya... aku benar-benar sudah terjatuh dan jatuh dalam kubangan
dusta diri...
aku tak tahu, mengapa manusia bisa begitu
saja merengguk sebagian rasa didalam diri meski tanpa sebab, atau sebab
yang justru menjadi jijik jika difikirkan dalam logika. aku bahkan
sangat jijik jika aku mengingat akan ini...
sampai kapan engkau akan terus masuk kedalam mimpi dan terus mengusik imajinasiku..???
mungkinkah sampai aku benar-benar lelah dan pasrah untuk mengusir imajinasi itu dan membiarkannya terus tumbuh...???
tapi
jangan pernah berfikir jika aku akan berhenti menikam dan membunuhmu,
itu akan terus aku lakukan... karena akupun tak tahu denganmu...
akupun
belum terlalu yakin jika ini c*nta, bisa jadi ini memang hanya
halusinasi liar yang terus mengganggu... yang pasti aku memang menjadi
wanita bodoh karena bisa-bisanya kau mampir dan masuk kedalam
imajinasiku...!!!!!
pergilah... kumohon... jika engkau tak segera menggenggamku...
maka akupun sudah memutuskan jikalau akulah yang harus pergi...
nanti... pada waktunya... aku akan menghilang dan pergi...
A---