Tuhan, kali ini bukan pasrah.. dan juga bukan menyerah...
Setiap perjalanan hidup pastilah ada hikmah yang dapat diambil
kali ini aku tahu bahwa akulah yang menjauh
Bahkan semakin jauh dan pergi meninggalkan-MU
Jika saja ini memang jalan yang harus ku pilih
Maka mungkin inilah yang harus aku lalui
Jika memang ini jalan yang Kau tunjukkan
Maka aku harus melalui jalan ini
Entah esok karang dan ombak akan lebih kejam menerpa
Aku harus tetap melalui
Kali ini aku bukan pasrah dan menyerah
Aku hanya menuruti jalan yang memang Engkau tunjukkan
Tuhan, biarkan aku selalu menjadi makhluk yang selalu Engkau sayangi
Tegur dan nasihatilah daku saat aku mulai hilang arah
Kuatkan dan arahkan langkahku saat aku mulai lupa pada-MU
Sungguh, tak akan pernah ada rasa penyesalan atas Kehenda-MUTangis, sedih, bahagia, kecewa dan semuanya
Memanglah garis dan jalan hidup yang harus dilalui
Sungguh aku tak akan pernah menyesal
Menjalani sisa hari-hariku, kini, esok dan nanti...
Selasa, 24 Juni 2014
Selasa, 17 Juni 2014
kali ini aku diam
Ada beberapa hal yang tak dapat dijelaskan didalam hidup, mengapa dan kenapa hari ini dan seterusnya. setiap perjalanan hidup jelas berbeda antara satu dengan yang lain. hikmah yang dapat diambil... tidak ada satupun yang patut dikeluh kesahkan... bersabarlah...
kali ini aku terdiam dalam sebuah lamunan panjang...
sungguh, semuanya ada hikmahnya, dan aku hanya berfikir...
untuk kedepan lebih baik dan tak ambil pusing...
kelak psti ada yang terbaik
kali ini aku terdiam dalam sebuah lamunan panjang...
sungguh, semuanya ada hikmahnya, dan aku hanya berfikir...
untuk kedepan lebih baik dan tak ambil pusing...
kelak psti ada yang terbaik
Senin, 09 Juni 2014
Dusta
Setiap hari hampir aku dibuatnya hilang kesabaran, mungkin ini memang ujian kesabaran yang paling menampar dalam hidupku. Semoga hanya aku saja, dan cukup hanya aku saja yang merasakan.... Dusta yang terus-terusan aku terima, namun aku tetap mempercayainya... memberikannya kesempatan lagi dan lagi... bahkan hingga sabar dan maaf mulai tergoyahkan....
Empat bulan lebih,,, cukup sulit untuk menjadi diriku.
Februari-Maret-April-Mei-Juni--- entah sampai kapan
Jika kelak ada orang yang berdusta, jangan lagi kau percayainya....
Sungguh, mempercayai orang yang tak melakukan apa yang dia katakan hanya akan membuatmu semakin terluka... sekalipun itu orang yang dekat denganmu maka camkanlah jika dia berdusta dan berdusta lagi... maka jangan pernah percaya dengan kata-katanya...
Empat bulan lebih,,, cukup sulit untuk menjadi diriku.
Februari-Maret-April-Mei-Juni--- entah sampai kapan
Jika kelak ada orang yang berdusta, jangan lagi kau percayainya....
Sungguh, mempercayai orang yang tak melakukan apa yang dia katakan hanya akan membuatmu semakin terluka... sekalipun itu orang yang dekat denganmu maka camkanlah jika dia berdusta dan berdusta lagi... maka jangan pernah percaya dengan kata-katanya...
Sabtu, 07 Juni 2014
Juni - 14
Juni biru atau juni kelabu, tetap saja aku harus melewatinya. Tetap keras kepala dan menjadi diriku yang bahkan aku sendiri tak pernah mengerti. Mungkin senyuman di bulan juni akn semakin luntur. Langit birupun akan semakin hilang di selimuti mendung hitam. aku disini masih berharap meski tanpa adanya harapan dan kepastian.
Mungkin tuhan sudah membenciku atau semakin menyayangiku, sungguh aku tak tahu. Tapi aku akan terus melangkah, meski banyak ribuan pecahan kaca yang harus aku lalui. Tuhan, tetap peluk dan tuntun jalanku, biarpun aku kini sendiri tanpa topangan, tetaplah disampingku... kumohon...
Tuhan, maafkan aku... jika memang keputusan dan apa yang aku lakukan tak semestinya, dan tak seharusnya. Ya... Robb... teguranmu yang sangat keras, atau ujian ini... sungguh aku tak mampu melalui jika hanya sendiri... ajarkan aku Robbi, genggam tanganku untuk terus menapaki hari... Aku ingin tetap tegar dan tersenyum, dan berlapang hati
Mungkin tuhan sudah membenciku atau semakin menyayangiku, sungguh aku tak tahu. Tapi aku akan terus melangkah, meski banyak ribuan pecahan kaca yang harus aku lalui. Tuhan, tetap peluk dan tuntun jalanku, biarpun aku kini sendiri tanpa topangan, tetaplah disampingku... kumohon...
Tuhan, maafkan aku... jika memang keputusan dan apa yang aku lakukan tak semestinya, dan tak seharusnya. Ya... Robb... teguranmu yang sangat keras, atau ujian ini... sungguh aku tak mampu melalui jika hanya sendiri... ajarkan aku Robbi, genggam tanganku untuk terus menapaki hari... Aku ingin tetap tegar dan tersenyum, dan berlapang hati
Langganan:
Komentar (Atom)