Belajar mencintai, meski banyak yang membenci
Belajar memberi, meksi tak menerima
Belajar tersenyum meski sedang menangis
Belajar berdiri, meski sedang terjatuh
Belajar... belajar... dan terus belajar dari sebuah liku perjalanan hidup.
mungkin banyak yang akan mengatakan jika kau sedang gila, karena mencintai orang yang sangat membencimu. Atau mungkin kau sedang di anggap sok tulus karena selalu memberi meski tak pernah menerima... atau juga kau akan dianggap sok tegar karena tetap tersenyum meski matamu sembab karena acap kali menangis, dan mungkin kau akan dianggap sok kuat karena mencoba tetap merangkak walaupun kini sedang terjatuh...
satu persatu mulai ku jalani, memberikan sabar dan maaf hingga tanpa batas...
untuk yang membenci, mencaci, membuat tangis, membuat jatuh dan rapuh...
ku ucapkan beribu terimakasih... telah menjadi warna dalam langkah dan hari-hariku...
ingatlah, jika saat ini mencintai mu itu tak terbalaskan oleh cinta.. bisa jadi kelak cinta itu akan hadir dan memberikan bahkan lebih indah dari cinta... tapi memang tak selamanya cinta harus dibalas dengan cinta, maka bersabarlah.. jika memang cinta yang tulus itu dibalas dengan benci...
ingatlah, jika memberi itu tak harus menerima... sepotong roti yang kau berikan jangan kau cari alasan mengapa kau harus memberikan, tanpa alasan !!! itu cukup.. itulah memberi... tak mengaharap untuk menerima...
tersenyum dibalik tangis memanglah sedikit lebih buruk, karena tetap saja matamu akan nampak sembab setelah air mata itu jatuh kedasar bumi, tapi tetaplah tersenyum... karena apapun yang terjadi mereka hanya tahu mengenai wajahmu hari ini, tersenyum atau murung... dan berbagilah senyum meski mereka tak tahu jika kau sedang berkabung
cepat berdiri dan jangan terlalu lama meratapi kejatuhan, memang jatuh itu bukan berarti hina atau keterpurukan yang harus disesali, tapi jatuh itu adalah pelajaran berharga dimana kau harus belajar untuk berdiri dan melompat lebih tinggi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar