Rabu, 14 Mei 2014

Bahagia ???


Dalam sebuah cerita roman, banyak yang akan merindukan akhir sebuah kisah bahagia… bahkan sekalipun air mata menjadi kutukan dalam penutupan, maka cerita roman itu kelak akan menjadi sebuah kutukan.. apakah semua jalan hidup harus berakhir dengan bahagia…???
Bukankah sejatinya dalam salah satu langkahpun sudah terselip senyuman kebahagiaan…
Hanya saja kita sering tidak menyadari jika saat itu kita sedang bahagia, bahagia itu akan muncul ketika kepedihan datang dan kita mengutuknya.

Bagiku setiap hari adalah senyumku, bahagiaku.. bahkan meskipun hati yang perih dan bernanah.. itupun aku akan bahagia, cukup dengan menatap langit keatas dan merasakan hembusan angin dan memejamkan mata… sambil berkata "aku bahagia" itu akan membuatku bahagia…
Aku tak pernah menuntut jika hidupku harus bahagia, tersenyum dan tertawa. Aku akan terus menjalaninya dalam sebuah senyuman kebahagiaan, mungkin banyak yang menganggapku terlalu berimajinasi liar sehingga pedihpun aku tetap tersenyum dan mengatakan aku baik-baik saja. 

Kepedihan akan lebih berat jika wajah tertunduk, tapi kepedihan akan menjadi ringan dengan senyuman. 

Jika saja burung-burung diatas awan mengetahui bahwa aku benar-benar ingin terbang bersamanya dan merasakan keindahan seluruh alam mungkin mereka akan menertawakanku, tapi tetap saja… aku akan tetap merasa bahagia saat meliat alam yang indah ini… laut, hujan, awan, langit, gunung, pepohonan.. semuanya adalah keindahan dan kebahagiaaan yang tak pernah dapat tergantikan.
 
Dari semuanya yang ada dibumi, ada satu hal yang akan membuatku bahagia,,, itu lah dia “teman”.  Sudah kukatakan jika bahagia itu tak harus selalu tersenyum, sedihpun juga bahagia… dengan sahabat kau akan merasakan -- bergandengan, berpelukan, air mata, senyuman, kemarahan, berbagi, membenci dan mencintai. 

Seberapa sering kau terlibat didalamnya, seberapa besar kau memasuki ruangnya.. maka kau akan merasakan jika temanmu itu adalah kebahagiaanmu…

Marah, benci, terjatuh, terinjak, berdiri, berlari, berlutut, tersungkur, tersenyum, tertawa, bahagia… rasakan setiap hal itu meski hanya sedetik saja… rasakan dalam isi hatimu dan jauhkan hatimu dari kekosongan.

Mungkin sahabatmu tak dapat membawamu terbang dan membumbung tinggi ke langit, tapi lihatlah ia lebih dekat… kelak saat kalian akan terpisahkan oleh jarak dan waktu maka kau akan menyadari, rindu senyumannya, rindu marahnya, rindu tingkahnya, rindu bentaknya, rindu tangisnya, rindu semua hal yang pernah ia lakukan… dan kemudian kau akan menyadari, jika saabatmu pernah tersenyum lebar bersamamu, lebih dekat meski kau tak memeluknya…

Kau ingat, bahkan dusta sabahatmu akan kau rindukan…  perkataannya yang menyakitkan, menyebalkan dan membuatmu benci juga akan kau ridukan… kelak air matamu akan menangis tertumpah karena memori-memori itu.. memori bahagiamu saat bersama sahabatmu…

Jika kau hanya merawat memori indah dan membuang memori buruk, mungkin itu lebih baik. 

Tapi pada saatya kelak kau bahkan juga akan merindukan memori buruk itu… kau tak percaya ???   kelak kau akan merindukannya, benar-benar merindukannya dalam setiap mimpi dan perjalanan langkah kakikum, saat sendiri ataupun saat kau sudah menemukan sabahat yang lain lagi…

Berputar dan terus berjalan, waktu silih berganti menghiasi harimu. Semua orang yang ada disampingmu juga akan silih berganti, menjadi sebuah memori dan perjalanan hidup. 

Lalu mengapa kau harus mengalah dan mengeluh pada hari ini, ingatlah jika kelak hari ini pun hanya akan menjadi sejarah dalam hidupmu, maka jangan pernah berpikir untuk berhenti. Jika langkahmu behenti, maka cepatlah bergerak dan melangkah… jika sejenak kau terjatuh, maka cepat berdiri dan larilah.. lebih cepat dan lebih kuat… semuanya yang dibelakang hanyalah story dimasa lampau… jangan pedulikan apa yang dibelakangmu… cepat bergerak dan raihlah apa yang akan ada dihadapanmu...

Saat air matamu turun dan membasahi bumi, mungkin orang akan berpikir jika saat itu kau sedang terpuruk dan membutuhkan sentuhan yang mendalam. Tapi sebenarnya disitulah kekuatan terbesarmu, yah.. saat kau menangis lepas disitulah kekuatanmu yang paling besar.. disitu kau akan mengarungi hari yang akan lebih keras lagi, dan disitu kau sedang memperoleh suatu pelajaran jika kelak tak akaln sepedih dan sesakit saat kau menangis. 

Dan yang paing terpenting saat air mata itu keluar, sebenarnya kau sedang bahagia.. karena kau dapat melaluinya.. hal yang paling menyakitkan dan menyedihkan itu.. akhirnya kau lulus melewatinya…
Setelah kau menangis kau pasti tersenyum lega, yah… karena kau telah memikirkan bahwa yang telah kau lalui tadi tak sesakit dan sepahit yang engkau bayangkan… jika saja melepas sebuah kebahagiaan dengan tersenyum  maka itu belum tentu benar, bahagia itu juka air mata.. bukan hanya senyuman

jadi.. apa itu bahagia...??? bahagia itu semua yang kau lewati dan kau rasakan...
dan waktu yang menjawab jika kau sebenernya sedang berbahagia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar