Dalam sebuah cerita roman, banyak yang akan
merindukan akhir sebuah kisah bahagia… bahkan sekalipun air mata menjadi
kutukan dalam penutupan, maka cerita roman itu kelak akan menjadi sebuah kutukan..
apakah semua jalan hidup harus berakhir dengan bahagia…???
Bukankah sejatinya dalam salah satu langkahpun sudah terselip senyuman kebahagiaan…
Bukankah sejatinya dalam salah satu langkahpun sudah terselip senyuman kebahagiaan…
Hanya saja
kita sering tidak menyadari jika saat itu kita sedang bahagia, bahagia itu akan
muncul ketika kepedihan datang dan kita mengutuknya.
Bagiku setiap hari adalah senyumku, bahagiaku.. bahkan meskipun hati yang perih dan bernanah.. itupun aku akan bahagia, cukup dengan menatap langit keatas dan merasakan hembusan angin dan memejamkan mata… sambil berkata "aku bahagia" itu akan membuatku bahagia…
Bagiku setiap hari adalah senyumku, bahagiaku.. bahkan meskipun hati yang perih dan bernanah.. itupun aku akan bahagia, cukup dengan menatap langit keatas dan merasakan hembusan angin dan memejamkan mata… sambil berkata "aku bahagia" itu akan membuatku bahagia…
Aku tak pernah menuntut jika hidupku harus
bahagia, tersenyum dan tertawa. Aku akan terus menjalaninya dalam sebuah
senyuman kebahagiaan, mungkin banyak yang menganggapku terlalu berimajinasi
liar sehingga pedihpun aku tetap tersenyum dan mengatakan aku baik-baik saja.
Kepedihan akan lebih berat jika wajah tertunduk, tapi kepedihan akan menjadi
ringan dengan senyuman.
Jika saja burung-burung diatas awan
mengetahui bahwa aku benar-benar ingin terbang bersamanya dan merasakan
keindahan seluruh alam mungkin mereka akan menertawakanku, tapi tetap saja… aku
akan tetap merasa bahagia saat meliat alam yang indah ini… laut, hujan, awan,
langit, gunung, pepohonan.. semuanya adalah keindahan dan kebahagiaaan yang tak
pernah dapat tergantikan.
Dari semuanya yang ada dibumi, ada satu hal
yang akan membuatku bahagia,,, itu lah dia “teman”. Sudah kukatakan jika bahagia itu tak harus
selalu tersenyum, sedihpun juga bahagia… dengan sahabat kau akan merasakan --
bergandengan, berpelukan, air mata, senyuman, kemarahan, berbagi, membenci dan
mencintai.
Seberapa sering kau terlibat didalamnya, seberapa besar kau memasuki
ruangnya.. maka kau akan merasakan jika temanmu itu adalah kebahagiaanmu…
Marah, benci, terjatuh, terinjak, berdiri,
berlari, berlutut, tersungkur, tersenyum, tertawa, bahagia… rasakan setiap hal
itu meski hanya sedetik saja… rasakan dalam isi hatimu dan jauhkan hatimu dari
kekosongan.
Mungkin sahabatmu tak dapat membawamu
terbang dan membumbung tinggi ke langit, tapi lihatlah ia lebih dekat… kelak
saat kalian akan terpisahkan oleh jarak dan waktu maka kau akan menyadari, rindu
senyumannya, rindu marahnya, rindu tingkahnya, rindu bentaknya, rindu
tangisnya, rindu semua hal yang pernah ia lakukan… dan kemudian kau akan
menyadari, jika saabatmu pernah tersenyum lebar bersamamu, lebih dekat meski
kau tak memeluknya…
Kau ingat, bahkan dusta sabahatmu akan kau
rindukan… perkataannya yang menyakitkan,
menyebalkan dan membuatmu benci juga akan kau ridukan… kelak air matamu akan
menangis tertumpah karena memori-memori itu.. memori bahagiamu saat bersama
sahabatmu…
Jika kau hanya merawat memori indah dan
membuang memori buruk, mungkin itu lebih baik.
Tapi pada saatya kelak kau
bahkan juga akan merindukan memori buruk itu… kau tak percaya ??? kelak kau akan merindukannya, benar-benar
merindukannya dalam setiap mimpi dan perjalanan langkah kakikum, saat sendiri
ataupun saat kau sudah menemukan sabahat yang lain lagi…
Berputar dan terus berjalan, waktu silih
berganti menghiasi harimu. Semua orang yang ada disampingmu juga akan silih
berganti, menjadi sebuah memori dan perjalanan hidup.
Lalu mengapa kau harus
mengalah dan mengeluh pada hari ini, ingatlah jika kelak hari ini pun hanya
akan menjadi sejarah dalam hidupmu, maka jangan pernah berpikir untuk berhenti.
Jika langkahmu behenti, maka cepatlah bergerak dan melangkah… jika sejenak kau
terjatuh, maka cepat berdiri dan larilah.. lebih cepat dan lebih kuat… semuanya
yang dibelakang hanyalah story dimasa lampau… jangan pedulikan apa yang
dibelakangmu… cepat bergerak dan raihlah apa yang akan ada dihadapanmu...
Saat air matamu turun dan membasahi bumi,
mungkin orang akan berpikir jika saat itu kau sedang terpuruk dan membutuhkan
sentuhan yang mendalam. Tapi sebenarnya disitulah kekuatan terbesarmu, yah..
saat kau menangis lepas disitulah kekuatanmu yang paling besar.. disitu kau
akan mengarungi hari yang akan lebih keras lagi, dan disitu kau sedang
memperoleh suatu pelajaran jika kelak tak akaln sepedih dan sesakit saat kau
menangis.
Dan yang paing terpenting saat air mata itu keluar, sebenarnya kau
sedang bahagia.. karena kau dapat melaluinya.. hal yang paling menyakitkan dan
menyedihkan itu.. akhirnya kau lulus melewatinya…
Setelah kau menangis kau pasti tersenyum
lega, yah… karena kau telah memikirkan bahwa yang telah kau lalui tadi tak
sesakit dan sepahit yang engkau bayangkan… jika saja melepas sebuah kebahagiaan
dengan tersenyum maka itu belum tentu
benar, bahagia itu juka air mata.. bukan hanya senyuman
jadi.. apa itu bahagia...??? bahagia itu semua yang kau lewati dan kau rasakan...
dan waktu yang menjawab jika kau sebenernya sedang berbahagia
dan waktu yang menjawab jika kau sebenernya sedang berbahagia
Tidak ada komentar:
Posting Komentar